Pandangan pengguna handphone smartphone antara
blackberry dan android
Nama :
M Rio Malaha S
NIM :
4915120342
JURUSAN : P.IPS 2012 REG ( A )
Diajukan sebagai tugas ujian akhir semester
Mata kuliah :
Teori Sosial Budaya
Dosen : Drs Budiaman, M.Si
Kata Pengantar
Puji syukur kami
panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat-Nya saya telah
menyelesaikan sebuah makalah dengan membahas tentang “Interaksi
Simbolik”
yang berkaitan dengan penggunaan handphone. Penulisan makalah adalah merupakan
salah satu tugas dan persyaratan untuk menyelesaikan tugas akhir mata kuliah
Teori Sosial
Budaya di Universitas Negeri Jakarta. Dalam Penulisan makalah ini kami merasa
masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi,
mengingat akan kemampuan yang kami miliki. Untuk itu kritik dan saran dari
semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini.
Semoga
materi ini dapat bermanfaat dan menjadi sumbangan pemikiran bagi pihak yang
membutuhkan, khususnya bagi penulis sehingga tujuan yang diharapkan dapat
tercapai, Amiin.
A. Latar
Belakang
Suatu
titik terang yang bermula pada suatu kesederhanaan pada kehidupan manusia, dan
kesederhanaan yang mulai berkembang seiring dengan perkembangan zaman yang
semakin lama semakin maju. Telah muncul
sesuatu yang bermanfaat untuk mempermudah semua aspek kehidupan bernama
TEKNOLOGI. Dunia informasi saat ini seakan tidak bisa terlepas dari teknologi.
Konsumsi masyarakat akan teknologi menjadikan dunia teknologi semakin lama
semakin canggih komunikasi yang dulunya memerlukan waktu yang lama dalam
penyampaiannya kini dengan teknologi segalanya menjadi sangat dekat dan tanpa
jarak. Awalnya, teknologi diciptakan untuk mempermudah setiap kegiatan manusia.
Lahir dari pemikiran manusia yang berusaha untuk mempermudah
kegiatan-kegiatannya yang kemudian diterapkan dalam kehidupan. Kini teknologi
telah berkembang pesat dan semakin maju seiring dengan perkembangan zaman
sehingga terjadi pengalihan fungsi teknologi. Contohnya pada salah satu
fasilitas canggih pada masa ini yang akan kami bahas yaitu mengenai telepon
genggam yang lebih dikenal dengan sebutan handphone. Beberapa tahun yang lalu
handphone hanya dimiliki oleh kalangan pembisnis yang memang benar-benar
membutuhkan itu untuk kelancaran pekerjaannya. Seiring berjalannya waktu
handphone bisa dimiliki oleh semua kalangan. Baik yang sangat membutuhkan
maupun yang kurang membutuhkan. Karena sekarang handphone di lengkapi dengan
beberapa fitur yang membuat handphone memiliki beberapa fungsi selain menelepon
atau saling berkirim pesan singkat. Handphone kini bukan lagi sekadar alat
untuk berkomunikasi. Namun juga sebagai gaya hidup, penampilan, tren dan
prestise. Kini dunia handphone adalah dunia untuk berkomunikasi, berbagi,
mencipta dan menghibur dengan suara, tulisan, gambar, musik dan video.
Disamping harga yang ditawarkan cukup terjangkau, berbagai fitur handphone juga
diberikan sebagai penunjang majunya teknologi. Dengan semakin berkembangnya
teknologi, perangkat Handphone semakin lengkap mulai dari Game, Mp3, Kamera,
Radio, dan koneksi Internet. Bahkan sekarang muncul teknologi baru untuk
melengkapi komponen yaitu 3G. Dimana generasi ini telah merambah ke layanan
internet secara Wireless. Teknologi ini telah merambah ke akses secara
permanent Web, Video interaktif, dengan kualitas suara yang sangat baik
sekualitas CD Audio Player hingga ke teknologi kamera video yang diintegrasikan
dalam telepon seluller. Di kalangan remaja menggunakan handphone sebagai alat
multi fungsi karena multi fungsi tersebut para remaja dapat menggunakan secara
positif dan negatif tergantung dari tiap individu. Tergantung dari sudut mana
orang memandang penggunaan handphone ini, dan apa manfaat bagi kebutuhan
sehari-hari.
B.
Rumusan masalah
1)
Bagaimana perkembangan handphone pada
masa sekarang ?
2)
Apakah penggunaan handphone digunakan
sesuai kebutuhan atau tidak ?
3)
Bagaimana pandangan orang tentang
penggunaan handphone yang berbeda-beda ?
C.
Tujuan penulisan
Ø Dapat
mengetahui sudut pandang dari berbagai sudut pandang mengenai penggunaan handphone
Ø Mengetahui
perbedaan pandangan melalui symbol ( handphone )
Ø Dapat
membenarkan pandangan yang negative mengenai symbol yang tidak digunakan
Ø Menjelaskan
antara interaksi dengan penggunaan symbol yang berbeda
Perkembangan handphone pada masa sekarang
Pada
makalah ini saya akan membahas tentang penggunaan handphone pada saat ini,
kacanggihan zaman pada saat ini telah memunculkan keanekaragaman yang begitu
bervariasi terutama dalam bidang alat elektronik lebih tepatnya handphone yang
semakin lama semakin canggih. Alat yang bernama handphone ini atau biasa
disebut telepon selular merupakan perangkat telekomunikasi elektronik yang
mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional salutaran
tetap, tetapi handphone bisa dibawa kemana-mana dan tidak perlu disambungkan
dengan jaringan telepon menggunakan kabel.
Oleh sebab itu manusia sangat
tertarik dengan handphone karena lebih simple dan praktis untuk digunakan,
ukurannya yang bisa ditaruh disaku tanpa harus memakan tempat atau kesulitan
untuk membawanya, hal ini yang membuat daya tarik manusia terhadap alat ini. Sehingga
handphone ini sangat membantu manusia dalam kehidupan sehari-hari karena
memudahkan pekerjaannya, manusia tidak perlu lagi mengirim surat kepada rekan
teman saudara maupun kerabat lainnya, tidak seperti dulu sebelum adanya
handphone yang manusia sulit untuk berhubungan dengan orang lain.
Dan Masyarakat beranggapan
keberadaan handphone saat ini dianggap sebagai barang
kebutuhan yang sangat diperlukan bagi setiap orang, sehingga setiap
orang harus memiliki alat komunikasi handphone sebagai penunjang kebutuhan
berinformasi dan memudahkan dalam aktifitas sehari-hari. Dan alasan para manusia
memiliki handphone untuk memudahkan komunikasi yang sebagaimana
mestinya fungsi dari handphone memang untuk memudahkan dalam berkomunikasi
bukan hanya untuk mengikuti kemajuan zaman saat ini. Keberadaan handphone saat
ini bukan suatu barang yang mewah bagi setiap orang karena hampir semua orang
dari berbagai macam status golongan, pekerjaan dan usia saat
ini bisa memilikinya. Alasan masyarakat menggunakan handphone saat
ini karena sangat diperlukan untuk berkomunikasi sehari-hari dan mempermudah
mereka dalam aktifitas sehari-hari.
Perkembangan handphone pun
semakin lama semakin canggih dan beragam
modelnya. Banyak model atau merek handphone pada zaman saat ini, contohnya
Nokia, sony ericsson, Samsung, blackberry, dan yang saat ini paling mendominasi
adalah model android. Semua merk ini bersaing untuk menguasai pasar. Banyak
inovasi yang dikeluarkan oleh merek-merek tersebut, kecanggihan handphone pun
semakin lama semakin mutahir dan sangat bervariasi. Manfaat dan kegunaannya pun sangat multi
fungsi dan berguna sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan oleh manusia.
Hal ini juga karena perkembangan
zaman yang begitu cepat berkembang sehingga menuntut manusia untuk memilikinya
sehingga manusia berfikir apabila tidak menggunakan handphone yang canggih
mereka akan ketinggalan zaman apalagi dikalangan anak-anak muda yang notabennya
menggunakan handphone yang canggih, para anak muda akan beranggapan kalau
mereka tidak memiliki handphone smartphone maka mereka menganggap akan
ketinggalan zaman dan bahasa anak mudanya tidak gaul ( kata anak muda zaman
sekarang ).
Penggunaan handphone akan saya
kaitkan dengan teori interaksi simbolik, dimana pada masa ini handphone sudah
sangat bermacam-macam, saya mengambil contoh pengguna handphone android,
pengguna handphone blackberry dan pengguna handphone biasa. Pada kasus ini saya
akan menganalisis sudut pandang dari masing-masing pengguna handphone tersebut.
Apakah si pengguna menggunakan handphone tersebut untuk kebutuhan, gaya, atau
hanya mengikuti perkembangan zaman saja agar mereka tidak merasa diri mereka
ketinggalan zaman. Berikut saya akan menjelaskan masing-masing pengguna
handphone yang berbeda-beda tipe.
Definisi umum bagi para pengguna
handphone blackberry yang ada diindonesia adalah BlackBerry adalah smartphone
untuk bisnis. Walaupun kini sudah banyak aplikasi messenger seperti WhatsApp,
LINE maupun WeChat, BBM masih menjadi pilihan utama untuk berkomunikasi seputar
pekerjaan. Fitur grup dan juga broadcast memudahkan orang-orang untuk menjalin
koneksi secara intens. Selain itu BBM juga terkenal dengan keamanannya[1],
Akses informasi yang cepat melalui blackberry lebih dipilih dibanding handphone
lainnya. Dan melalui blackberry lebih cepat untuk mengirim gambar yang biasanya
digunaan untuk para pembisnis untuk melihat barang-barang atau foto-foto.
Definisi umum bagi pengguna android
Tak perlu dipungkiri, Android merupakan gadget yang memiliki sistem custom
tampilan yang “mewah”. Ada ribuan themes/launcher yang bisa anda pakai, baik
yang gratis maupun yang free. Jangan lupa, launcher yang gratis pun tidak kalah
mewah dengan yang berbayar. Anda hanya perlu meluangkan waktu sebentar untuk
mencari template/launcher seperti yang anda inginkan.Jika belum tahu cara
mencarinya, tinggal buka Google Play Store, pilih kategori free dan cari sesuai
dengan OS lain seperti Windows Phone buatan Microsoft. Selain pihak produsen,
developer aplikasi, games, launcher juga diuntungkan oleh Android. Mereka bisa
melakukan apa saja dengan OS Android karena kode program tersebar luas. Dan
mereka akan bebas dan tidak takut akan masalah lisensi yang mungkin akan
mengganjal mereka di kemudian hari. Dan android ini cukup
popular untuk bermain game karena sangat banyak aplikasi permainan didalamnya.
Berikut
definisi bagi masing-masing pengguna handphone yang berbeda-beda, jadi meraka
memilih handphone memiliki alasan masing-masing dan disesuaikan oleh kebutuhan
yang dibutuhkan. Selanjutnya saya akan mengkaji dengan pandangan yang berbeda
yang akan menggunakn Teori interaksionisme simbolik dimana handphone akan
menjadi symbol yamg akan menandakan pandangan yang berbeda dari setiap
individu. Menurut Gorge Hebert Mead teori interaksi simbolik, menekankan hubungan pada simbol dan
interaksi. [2]
Contoh kasusnya
Alasan saya mengapa ANDROID JAUH
LEBIH BAIK dari Blackberry
Sekalipun
layanan Pushmail Blackberry diklaim merupakan layanan pushmail terbaik yang
menawarkan realtime messaging (kirim/terima pesan tepat waktu), namun FITUR
EMAIL DI ANDROID JUGA MAMPU MELAKUKAN HAL YANG SAMA (REAL TIME).
Saya memang menggunakan Gmail untuk semua akun Email saya, dimana Gmail merupakan aplikasi default pada Android. Wajar saja bila ia dapat melakukan pushmail secara realtime seperti halnya Blackberry. Namun Adakalanya, setelah saya test, justru GMAIL DI ANDROID LEBIH DULU MENERIMA EMAIL MASUK BEBERAPA DETIK SEBELUM BLACKBERRY. Hal tersebut SEMAKIN membuktikan bahwa ANDROID DAPAT MELAKUKAN PUSHMAIL SECARA REALTIME seperti halnya blackberry.
Saya memang menggunakan Gmail untuk semua akun Email saya, dimana Gmail merupakan aplikasi default pada Android. Wajar saja bila ia dapat melakukan pushmail secara realtime seperti halnya Blackberry. Namun Adakalanya, setelah saya test, justru GMAIL DI ANDROID LEBIH DULU MENERIMA EMAIL MASUK BEBERAPA DETIK SEBELUM BLACKBERRY. Hal tersebut SEMAKIN membuktikan bahwa ANDROID DAPAT MELAKUKAN PUSHMAIL SECARA REALTIME seperti halnya blackberry.
Salah
satu KEKURANGAN blackberry yang PALING SAYA BENCI adalah, Blackberry TIDAK BISA
MENERIMA EMAIL DENGAN ATTACHMENT (LAMPIRAN) YANG LEBIH BESAR DARI 5 MB.mKalaupun
ada email masuk, maka ia hanya menampilkan isi teks: Message truncated (PESAN
TERPOTONG), TANPA ADA KETERANGAN LAIN.
Saya
biasa menerima email dengan lampiran dokumen berukuran besar dengan keterangan
di dalamnya. Kondisi demikian sungguh membuat saya tidak nyaman. Bagaimana
mungkin saya harus membuka laptop hanya untuk membaca isi email tersebut,
sementara saya sedang di jalan? Maka tak ayal lagi, KEPERCAYAAN SAYA KEPADA
BLACKBERRY PUN SEMAKIN BERKURANG gara-gara insiden tersebut.
Sementara
untuk ANDROID, saya TIDAK MENEMUKAN MASALAH ISI EMAIL YANG TERPOTONG, SEBESAR
APAPUN ATTACHMENT YANG MENYERTAINYA. Karena isi email langsung terkirim dari
server Gmail ke ponsel. Sementara di Blackberry, isi email harus melalui server
Blackberry terlebih dahulu dengan KAPASITAS DIBATASI sebelum dikirim ke ponsel
pengguna. Bagaimana mungkin orang dengan mobilitas tinggi seperti saya
menggunakan peramban dengan KECEPATAN SIPUT? Seperti itulah di benak saya saat
mengakses beberapa situs menggunakan Blackberry, padahal saat itu saya
mendapati jaringan 3G (HSDPA). PADA PONSEL ANDROID, SAYA TIDAK MENJUMPAI
MASALAH YANG SERUPA. Bahkan pada jaringan 2G (EDGE) SEKALIPUN, SAYA MASIH DAPAT
BERSELANCAR DENGAN CEPAT.
Mungkin
ada yang mengira saya menggunakan operator yang berbeda. Saya jelaskan, bahwa
saya menggunakan operator yang sama (Indosat IM3 dan Simpati), jaringan yang
sama (3G maupun 2G), dan waktu yang sama (Siang dan malam). Hasilnya,
BERSELANCAR DENGAN ANDROID JAUH LEBIH NYAMAN DIBANDINGKAN blackberry. Pada
ponsel BlackBerry, memory internalnya sering berkurang dengan lamanya waktu
pemakaian dan makin banyaknya pesan yang masuk (email, BBM, atau SMS).
Akibatnya, SAYA HARUS SERING-SERING ME-RESTART ULANG PONSEL, BAHKAN BEBERAPA
HARI SEKALI MELAKUKAN HARD RESET (LEPAS BATERE).
SEMAKIN
BANYAK APLIKASI YANG DIPASANG PADA BLACKBERRY, MAKA INTENSITAS RESTART SEMAKIN
BESAR PULA. Pertanyaannya, apakah saya harus menghapus aplikasi selain SMS, BBM
dan Email untuk menggunakan blackberry secara nyaman? Nyaman di sini adalah
tidak terlalu sering restart (minimal 3 hari sekali).
Lantas bagaimana dengan kebutuhan online saya yang lain, haruskah saya mengorbankannya?
Lantas bagaimana dengan kebutuhan online saya yang lain, haruskah saya mengorbankannya?
Pada
PONSEL ANDROID, TIDAK PERNAH SAYA MELAKUKAN RESTART, kecuali pada saat sistem
menginginkannya (update aplikasi tertentu). Dan juga, sebanyak apapun saya
memasang aplikasi, maka memory tidak akan habis, karena saya menguasai penuh
sistem andorid tersebut. Ketika saya membutuhkan aplikasi tertentu, dan
kemudian saya mencarinya di Blackberry App World, saya jarang mendapatkan yang
saya butuhkan. Kalaupun ada, maka aplikasi tersebut berbayar.
Sudah
wajar bila sang pengembang mematok harga untuk aplikasi yang ia kembangkan.
Namun, di ANDROID market, hampir SETIAP APLIKASI YANG SAYA BUTUHKAN TERSEDIA DENGAN
GRATIS, ya meski harus bersabar dengan adanya banner iklan yang terkadang
muncul di dalamnya. Namun tenang saja, banner iklan tersebut sudah bisa saya
hilangkan, karena saya sudah menguasai penuh sistem operasinya. Saya melihat
Blackberry lebih berorientasi bisnis dengan lebih memperhatikan para developer
aplikasi dibandingkan penggunanya. Hal tersebut terlihat dengan banyaknya
aplikasi murahan, namun tetap dipatok harga. Sementara android lebih melihat
pangsa pasar dengan dibukanya sumber kode aplikasi pendukungnya.
Sewaktu
masih menggunakan Blackberry, saya menggunakan layanan BIS (Blackberry Internet
Service) Unlimited dengan harga/bulan saat itu Rp. 120,000 (Indosat IM3) dan
Rp. 99,000 (Simpati). Apa yang saya dapatkan dengan harga sebesar itu? Ya,
layanan internet yang diklaim tanpa batas, Push email 4 akun, chating, jejaring
sosial (twitter, facebook, dll), dan BBM (BlackBerry Messenger). Saya memang
mendapatkan itu semua, namun terbentur dengan kekecewaan-kekecewaan sebagai
berikut : KECEPATAN YANG SEPERTI SIPUT ISI EMAIL YANG TERPOTONG FACEBOOK DAN
TWITTER YANG LAMBAT DAN TIDAK RESPONSIF SAMBUNGAN INTERNET SERING PUTUS
(DISCONNECTED) SAAT CHATING BBM SERING PENDING Ketika saya menggunakan Android,
dengan harga yang sama, bahkan setengahnya untuk Indosat (Rp. 50,000/bulan
-unlimited), saya bisa memperoleh seluruh fitur-fitur di Blackberry (kecuali
fitur BBM), dengan kecepatan dan manfaat yang maksimal.[3]
Berikut
komentar dari pengguna handphone yang menggunakan android, pengguna ini
beranggapan menggunakan android lebih baik dari pada menggunaan blackberry. Hal
ini belum tentu dengan pandangan orang yang menggunakan blackberry. Pandangan
orang blackberry mungkin berbeda atau bahkan sangat berberbeda dengan pengguna
android, mungkin pengguna blackberry merasa lebih baik dari pada android. Pada
dasarnya pandangan orang bisa berbeda-beda karena suatu kebutuhan atau kegunaan
yang berbeda-beda. Karena interaksi semua manusia berbeda-beda sesuai dengan
kebutuhan dalam hidupnya yang diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Hal
ini dapat didukung dengan teori interaksionisme
simbolik, teori ini beranggapan bahwa individu mengevaluasi prilaku mereka
sendiri dengan membandingkan dengan orang lain ( Stryker 1990 ) perspektif ini
dibawa ke sosiologi oleh Charles Horton cooley. Penganut interaksionisme
simbolik mengkaji bagaimana manusia menggunakan symbol umtuk mengembangkan
pandangan mereka mengenai dunia dan untuk saling berkomunikasi.[4] Teori ini barkaitan dengan pembahasan dimana
ada sudut pandang mengenai symbol yang berupa handphone, dimana pemikiran atau
sudut pandang dari kedua aspek berbeda-beda.
Penggunaan handphone sesuai
kebutuhan atau tidak ?
Selanjutnya
saya akan menjelaskan penggunaan handphone apakah sesuai kebutuhan atau tidak,
setelah saya membaca-baca melalui internet tentang penggunaan blackberry dan
android, banyak persepsi yang muncul tentang kedua hanphone tersebut, ada yang
pro dengan blackberry dan ada juga yang pro dengan android. Saya akan memberi
contoh atau analisis yang saya dapatkan setelah membaca internet mengenai
pandangan kedua handphone tersebut.
SMARTPHONE – ANDROID VS BLACKBERRY
Berkat
inspirasi dari internet tentang pengguna smartphone Android
vs Blackberry ,dengan ini saya mencoba berbagi pengalaman tentang smartphone
ini (pengalaman BB & Android). Ketika saya mempunyai Blackberry tak lain
hanya ingin mengikuti trend pada masa itu dan tentunya ingin berkomunitas sesama
blackberry (BBM). ngga ada alasan lain selain itu.karena yang paling fenomenal
yaitu BlackBerry Messenger (BBM).dan ternyata benar dugaan saya yang
paling sering di pakai hanya BBM. Blackberry sampai saat ini masih terbilang
smartphone paling TREND di kalangan masyarakat Indonesia, tapi tidak
untuk EROPA dan negara-negara lainnya.entah kenapa orang berpikir saat membeli
BlackBerry tak lain hanya ingin memiliki fasilitas BBM (BlackBerry
Messenger), padahal masih banyak aplikasi social network yang lebih
canggih dari pada BBM. Mungkin ini masuk kategori strategi marketing RIM untuk
menyihir penggunanya.
Walaupun
blackberry mempunyai aplikasi BBM yang paling unggul, ternyata aplikasi seperti
BBM pun banyak bermunculuan seperti whatsap, line, whechat dll. Ini semua bisa
digunakan di android, produk android pun menarik minat bagi pengguna handphone
smartphone. Pada akhirnya kedua merk ini sama-sama unggul dipasaran karena
mempunya aplikasi unggulan masing masing. Terbilang android lebih banyak
bermunculan dengan harga yang bervariasi dan tentunya lebih murah daripada
blackberry.
Banyak aplikasi Andorid Gratis yang
memungkinkan membantu dalam memenuhi kebutuhan
anda.Google Play,BlackMarket,PandaApp,dll AutoSync dengan akun google kita
(Gmail,Google+,Maps,Youtube,dll) sehingga proses penggunaannya cepat Aplikasi
pendukung bisnis yang memuaskan.mulai dari
Email,QuickOffice,Spreadsheet,PDF,dll.dan itu bisa di unduh secara gratis. Mau
promosi pakai segala macam social network?,mudah saja.karena Google Play
menyediakan ratusan/bahkan ribuan untuk anda.
Jadi,bagi
saya itu semua tergantung diri kita masing-masing.sudah sesuai kebutuhan atau
tidak ketika memiliki sebuah smartphone.jangan asal ikutan trend,Gawul,atau
apalah yang nantinya anda sendiri tidak memanfaatkan fungsi itu dengan
semestinya.Ibarat kata ” HP gue keren,tapi ga tau cara make-nya yang
penting Gawul man. Banyak yang bilang bahwa pengguna BB saat ini di dominasi
kaum alay. Banyak yang bilang pengguna android kini di dominasi para Gamers, itu
semua tergantung anda masing-masing.namun jika anda ingin memanfaatkan
fitur-fitur yang lengkap,Android-lah pemenangnya.Game,Social semua ada di sana.
Dalam kaitan dengan pemikiran diatas
Saya akan kaitkan dengan teori yang berhubunganan dengan teori interaksi
simbolik. Teori interaksi simbolik berargumen bahwa interaksi mengambil tempat di dalam sebuah struktur
sosial yang dinamis – budaya, masyarakat, dan sebagainya. Teori
ini mendefinisikan masyarakat sebagai jejaring
hubungan sosial yang diciptakan manusia. Individu-individu terlibat didalam
masyarakat melalui perilaku yang mereka pilih secara aktif dan sukarela. Jadi,
masyarakat menggambarkan keterhubungan beberapa perangkat perilaku yang terus
disesuaikan oleh individu-individu.
Pemikiran
mengenai orang lain secara khusus merujuk pada individu-individu pada
masyarakat yang signifikan bagi kita. Orang-orang ini biasanya adalah keluarga,
teman, dan kolega di tempat kerja serta supervisor. Kita melihat orang lain
secara khusus tersebut untuk mendapatkan rasa penerimaan sosial dan rasa
mengenai diri. Identitas dari orang lain secara khusus dan konteksnya
memengaruhi perasaan akan penerimaan sosial kita dan rasa mengenai diri kita.
Seringkali pengharapan dari beberapa particular others mengalami konflik dengan
orang lainnya.
Orang lain secara umum merujuk pada cara
pandang dari sebuah kelompok sosial atau budaya sebagai suatu keseluruhan.
Orang lain secara umum meberikan penyediaan informasi mengenai peranan, aturan,
an sikap yang dimiliki bersama oleh keseluruhan komunitas. Orang lain secara
umum juga memberikan kita perasaan mengenai bagaimana orang lain bereaksi
kepada kita dan harapan sosial secara umum. [5]
Sebagaimana
yang telah dijelaskan dalam makalah ini, menurut saya penggunaan handphone pada
dasar dan tujuannya adalah untuk saling berinteraksi dengan orang lain,
walaupun dengan cara yang berbeda-beda, namun tujuannya tetap sama yaitu
berinterkasi. Sebagai makhluk sosial manusia selalu berinteraksi secara
individual maupun kelompok. Interaksi sosial itu dapat terjadi melalui
proses-proses sugesti, identifikasi, simpati dan imitasi.
Perbedaannya
hanya terletak pada symbol yang digunaan oleh masing-masing individu, symbol
yang digunakan pada makalah ini adalah handphone. Semua yang menyebabkan
perbedaan terletak pada perubahan sosial dari masa ke masa, perubahan sosial
menunjukan pada perubahan pada fenomena sosial baik individu maupun kelompok,
pada struktur maupun proses sosial pada hakikatnya dapat dipelajari baik itu
tentang sebab-sebab terjadinya, bagaimana proses perubahan itu terjadi, maupun
pengaruh-pengaruh yang ditimbulkan oleh perubahan sosial tersebut.[6]
Karena perkembangan zamanlah yang menyebabkan interaksi yang digunakan dapat
bermacam-macam, terutama pada interkasi yang menggunakan symbol. Walaupun pada
dasar tujuannya dalah berinteraksi, ini semua bisa dikatakan dengan interaksi
simbolik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar