Minggu, 23 Maret 2014

Pandangan pengguna handphone smartphone antara blackberry dan android

Nama           : M Rio Malaha S
NIM             : 4915120342
JURUSAN : P.IPS 2012 REG ( A )

Diajukan sebagai tugas ujian akhir semester

Mata kuliah       :      Teori Sosial Budaya
Dosen          :      Drs Budiaman, M.Si

Kata Pengantar

        Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat-Nya saya telah menyelesaikan sebuah makalah dengan membahas tentang “Interaksi Simbolik” yang berkaitan dengan penggunaan handphone. Penulisan makalah adalah merupakan salah satu tugas dan persyaratan untuk menyelesaikan tugas akhir mata kuliah Teori Sosial Budaya di Universitas Negeri Jakarta. Dalam Penulisan makalah ini kami merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang kami miliki. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini.
Semoga materi ini dapat bermanfaat dan menjadi sumbangan pemikiran bagi pihak yang membutuhkan, khususnya bagi penulis sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai, Amiin.

A.      Latar Belakang
          Suatu titik terang yang bermula pada suatu kesederhanaan pada kehidupan manusia, dan kesederhanaan yang mulai berkembang seiring dengan perkembangan zaman yang semakin lama semakin maju.  Telah muncul sesuatu yang bermanfaat untuk mempermudah semua aspek kehidupan bernama TEKNOLOGI. Dunia informasi saat ini seakan tidak bisa terlepas dari teknologi. Konsumsi masyarakat akan teknologi menjadikan dunia teknologi semakin lama semakin canggih komunikasi yang dulunya memerlukan waktu yang lama dalam penyampaiannya kini dengan teknologi segalanya menjadi sangat dekat dan tanpa jarak. Awalnya, teknologi diciptakan untuk mempermudah setiap kegiatan manusia. Lahir dari pemikiran manusia yang berusaha untuk mempermudah kegiatan-kegiatannya yang kemudian diterapkan dalam kehidupan. Kini teknologi telah berkembang pesat dan semakin maju seiring dengan perkembangan zaman sehingga terjadi pengalihan fungsi teknologi. Contohnya pada salah satu fasilitas canggih pada masa ini yang akan kami bahas yaitu mengenai telepon genggam yang lebih dikenal dengan sebutan handphone. Beberapa tahun yang lalu handphone hanya dimiliki oleh kalangan pembisnis yang memang benar-benar membutuhkan itu untuk kelancaran pekerjaannya. Seiring berjalannya waktu handphone bisa dimiliki oleh semua kalangan. Baik yang sangat membutuhkan maupun yang kurang membutuhkan. Karena sekarang handphone di lengkapi dengan beberapa fitur yang membuat handphone memiliki beberapa fungsi selain menelepon atau saling berkirim pesan singkat. Handphone kini bukan lagi sekadar alat untuk berkomunikasi. Namun juga sebagai gaya hidup, penampilan, tren dan prestise. Kini dunia handphone adalah dunia untuk berkomunikasi, berbagi, mencipta dan menghibur dengan suara, tulisan, gambar, musik dan video. Disamping harga yang ditawarkan cukup terjangkau, berbagai fitur handphone juga diberikan sebagai penunjang majunya teknologi. Dengan semakin berkembangnya teknologi, perangkat Handphone semakin lengkap mulai dari Game, Mp3, Kamera, Radio, dan koneksi Internet. Bahkan sekarang muncul teknologi baru untuk melengkapi komponen yaitu 3G. Dimana generasi ini telah merambah ke layanan internet secara Wireless. Teknologi ini telah merambah ke akses secara permanent Web, Video interaktif, dengan kualitas suara yang sangat baik sekualitas CD Audio Player hingga ke teknologi kamera video yang diintegrasikan dalam telepon seluller. Di kalangan remaja menggunakan handphone sebagai alat multi fungsi karena multi fungsi tersebut para remaja dapat menggunakan secara positif dan negatif tergantung dari tiap individu. Tergantung dari sudut mana orang memandang penggunaan handphone ini, dan apa manfaat bagi kebutuhan sehari-hari.

B.      Rumusan masalah
1)      Bagaimana perkembangan handphone pada masa sekarang ?
2)      Apakah penggunaan handphone digunakan sesuai kebutuhan atau tidak ?
3)      Bagaimana pandangan orang tentang penggunaan handphone yang berbeda-beda ?

C.      Tujuan penulisan
Ø  Dapat mengetahui sudut pandang dari berbagai sudut pandang mengenai penggunaan handphone
Ø  Mengetahui perbedaan pandangan melalui symbol ( handphone )
Ø  Dapat membenarkan pandangan yang negative mengenai symbol yang tidak digunakan
Ø  Menjelaskan antara interaksi dengan penggunaan symbol yang berbeda





Perkembangan handphone pada masa sekarang
Pada makalah ini saya akan membahas tentang penggunaan handphone pada saat ini, kacanggihan zaman pada saat ini telah memunculkan keanekaragaman yang begitu bervariasi terutama dalam bidang alat elektronik lebih tepatnya handphone yang semakin lama semakin canggih. Alat yang bernama handphone ini atau biasa disebut telepon selular merupakan perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional salutaran tetap, tetapi handphone bisa dibawa kemana-mana dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel.
            Oleh sebab itu manusia sangat tertarik dengan handphone karena lebih simple dan praktis untuk digunakan, ukurannya yang bisa ditaruh disaku tanpa harus memakan tempat atau kesulitan untuk membawanya, hal ini yang membuat daya tarik manusia terhadap alat ini. Sehingga handphone ini sangat membantu manusia dalam kehidupan sehari-hari karena memudahkan pekerjaannya, manusia tidak perlu lagi mengirim surat kepada rekan teman saudara maupun kerabat lainnya, tidak seperti dulu sebelum adanya handphone yang manusia sulit untuk berhubungan dengan orang lain.
            Dan Masyarakat beranggapan keberadaan handphone saat ini dianggap sebagai barang kebutuhan yang sangat diperlukan bagi setiap orang, sehingga setiap orang harus memiliki alat komunikasi handphone sebagai penunjang kebutuhan berinformasi dan memudahkan  dalam  aktifitas sehari-hari. Dan alasan para manusia memiliki handphone untuk memudahkan komunikasi yang sebagaimana mestinya fungsi dari handphone memang untuk memudahkan dalam berkomunikasi bukan hanya untuk mengikuti kemajuan zaman saat ini. Keberadaan handphone saat ini bukan suatu barang yang mewah bagi setiap orang karena hampir semua orang dari berbagai macam status golongan, pekerjaan dan usia saat ini bisa memilikinya. Alasan masyarakat menggunakan handphone saat ini karena sangat diperlukan untuk berkomunikasi sehari-hari dan mempermudah mereka dalam aktifitas sehari-hari.
            Perkembangan handphone pun semakin  lama semakin canggih dan beragam modelnya. Banyak model atau merek handphone pada zaman saat ini, contohnya Nokia, sony ericsson, Samsung, blackberry, dan yang saat ini paling mendominasi adalah model android. Semua merk ini bersaing untuk menguasai pasar. Banyak inovasi yang dikeluarkan oleh merek-merek tersebut, kecanggihan handphone pun semakin lama semakin mutahir dan sangat bervariasi.  Manfaat dan kegunaannya pun sangat multi fungsi dan berguna sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan oleh manusia.
            Hal ini juga karena perkembangan zaman yang begitu cepat berkembang sehingga menuntut manusia untuk memilikinya sehingga manusia berfikir apabila tidak menggunakan handphone yang canggih mereka akan ketinggalan zaman apalagi dikalangan anak-anak muda yang notabennya menggunakan handphone yang canggih, para anak muda akan beranggapan kalau mereka tidak memiliki handphone smartphone maka mereka menganggap akan ketinggalan zaman dan bahasa anak mudanya tidak gaul ( kata anak muda zaman sekarang ).
            Penggunaan handphone akan saya kaitkan dengan teori interaksi simbolik, dimana pada masa ini handphone sudah sangat bermacam-macam, saya mengambil contoh pengguna handphone android, pengguna handphone blackberry dan pengguna handphone biasa. Pada kasus ini saya akan menganalisis sudut pandang dari masing-masing pengguna handphone tersebut. Apakah si pengguna menggunakan handphone tersebut untuk kebutuhan, gaya, atau hanya mengikuti perkembangan zaman saja agar mereka tidak merasa diri mereka ketinggalan zaman. Berikut saya akan menjelaskan masing-masing pengguna handphone yang berbeda-beda tipe.
            Definisi umum bagi para pengguna handphone blackberry yang ada diindonesia adalah BlackBerry adalah smartphone untuk bisnis. Walaupun kini sudah banyak aplikasi messenger seperti WhatsApp, LINE maupun WeChat, BBM masih menjadi pilihan utama untuk berkomunikasi seputar pekerjaan. Fitur grup dan juga broadcast memudahkan orang-orang untuk menjalin koneksi secara intens. Selain itu BBM juga terkenal dengan keamanannya[1], Akses informasi yang cepat melalui blackberry lebih dipilih dibanding handphone lainnya. Dan melalui blackberry lebih cepat untuk mengirim gambar yang biasanya digunaan untuk para pembisnis untuk melihat barang-barang atau foto-foto.
            Definisi umum bagi pengguna android Tak perlu dipungkiri, Android merupakan gadget yang memiliki sistem custom tampilan yang “mewah”. Ada ribuan themes/launcher yang bisa anda pakai, baik yang gratis maupun yang free. Jangan lupa, launcher yang gratis pun tidak kalah mewah dengan yang berbayar. Anda hanya perlu meluangkan waktu sebentar untuk mencari template/launcher seperti yang anda inginkan.Jika belum tahu cara mencarinya, tinggal buka Google Play Store, pilih kategori free dan cari sesuai dengan OS lain seperti Windows Phone buatan Microsoft. Selain pihak produsen, developer aplikasi, games, launcher juga diuntungkan oleh Android. Mereka bisa melakukan apa saja dengan OS Android karena kode program tersebar luas. Dan mereka akan bebas dan tidak takut akan masalah lisensi yang mungkin akan mengganjal mereka di kemudian hari. Dan android ini cukup popular untuk bermain game karena sangat banyak aplikasi permainan didalamnya.
                Berikut definisi bagi masing-masing pengguna handphone yang berbeda-beda, jadi meraka memilih handphone memiliki alasan masing-masing dan disesuaikan oleh kebutuhan yang dibutuhkan. Selanjutnya saya akan mengkaji dengan pandangan yang berbeda yang akan menggunakn Teori interaksionisme simbolik dimana handphone akan menjadi symbol yamg akan menandakan pandangan yang berbeda dari setiap individu. Menurut Gorge Hebert Mead teori interaksi simbolik, menekankan hubungan pada simbol dan interaksi. [2]

Contoh kasusnya

            Alasan saya mengapa ANDROID JAUH LEBIH BAIK dari Blackberry
Sekalipun layanan Pushmail Blackberry diklaim merupakan layanan pushmail terbaik yang menawarkan realtime messaging (kirim/terima pesan tepat waktu), namun FITUR EMAIL DI ANDROID JUGA MAMPU MELAKUKAN HAL YANG SAMA (REAL TIME).
Saya memang menggunakan Gmail untuk semua akun Email saya, dimana Gmail merupakan aplikasi default pada Android. Wajar saja bila ia dapat melakukan pushmail secara realtime seperti halnya Blackberry. Namun Adakalanya, setelah saya test, justru GMAIL DI ANDROID LEBIH DULU MENERIMA EMAIL MASUK BEBERAPA DETIK SEBELUM BLACKBERRY. Hal tersebut SEMAKIN membuktikan bahwa ANDROID DAPAT MELAKUKAN PUSHMAIL SECARA REALTIME seperti halnya blackberry.
Salah satu KEKURANGAN blackberry yang PALING SAYA BENCI adalah, Blackberry TIDAK BISA MENERIMA EMAIL DENGAN ATTACHMENT (LAMPIRAN) YANG LEBIH BESAR DARI 5 MB.mKalaupun ada email masuk, maka ia hanya menampilkan isi teks: Message truncated (PESAN TERPOTONG), TANPA ADA KETERANGAN LAIN.
Saya biasa menerima email dengan lampiran dokumen berukuran besar dengan keterangan di dalamnya. Kondisi demikian sungguh membuat saya tidak nyaman. Bagaimana mungkin saya harus membuka laptop hanya untuk membaca isi email tersebut, sementara saya sedang di jalan? Maka tak ayal lagi, KEPERCAYAAN SAYA KEPADA BLACKBERRY PUN SEMAKIN BERKURANG gara-gara insiden tersebut.
Sementara untuk ANDROID, saya TIDAK MENEMUKAN MASALAH ISI EMAIL YANG TERPOTONG, SEBESAR APAPUN ATTACHMENT YANG MENYERTAINYA. Karena isi email langsung terkirim dari server Gmail ke ponsel. Sementara di Blackberry, isi email harus melalui server Blackberry terlebih dahulu dengan KAPASITAS DIBATASI sebelum dikirim ke ponsel pengguna. Bagaimana mungkin orang dengan mobilitas tinggi seperti saya menggunakan peramban dengan KECEPATAN SIPUT? Seperti itulah di benak saya saat mengakses beberapa situs menggunakan Blackberry, padahal saat itu saya mendapati jaringan 3G (HSDPA). PADA PONSEL ANDROID, SAYA TIDAK MENJUMPAI MASALAH YANG SERUPA. Bahkan pada jaringan 2G (EDGE) SEKALIPUN, SAYA MASIH DAPAT BERSELANCAR DENGAN CEPAT.
Mungkin ada yang mengira saya menggunakan operator yang berbeda. Saya jelaskan, bahwa saya menggunakan operator yang sama (Indosat IM3 dan Simpati), jaringan yang sama (3G maupun 2G), dan waktu yang sama (Siang dan malam). Hasilnya, BERSELANCAR DENGAN ANDROID JAUH LEBIH NYAMAN DIBANDINGKAN blackberry. Pada ponsel BlackBerry, memory internalnya sering berkurang dengan lamanya waktu pemakaian dan makin banyaknya pesan yang masuk (email, BBM, atau SMS). Akibatnya, SAYA HARUS SERING-SERING ME-RESTART ULANG PONSEL, BAHKAN BEBERAPA HARI SEKALI MELAKUKAN HARD RESET (LEPAS BATERE).
SEMAKIN BANYAK APLIKASI YANG DIPASANG PADA BLACKBERRY, MAKA INTENSITAS RESTART SEMAKIN BESAR PULA. Pertanyaannya, apakah saya harus menghapus aplikasi selain SMS, BBM dan Email untuk menggunakan blackberry secara nyaman? Nyaman di sini adalah tidak terlalu sering restart (minimal 3 hari sekali).
Lantas bagaimana dengan kebutuhan online saya yang lain, haruskah saya mengorbankannya?
Pada PONSEL ANDROID, TIDAK PERNAH SAYA MELAKUKAN RESTART, kecuali pada saat sistem menginginkannya (update aplikasi tertentu). Dan juga, sebanyak apapun saya memasang aplikasi, maka memory tidak akan habis, karena saya menguasai penuh sistem andorid tersebut. Ketika saya membutuhkan aplikasi tertentu, dan kemudian saya mencarinya di Blackberry App World, saya jarang mendapatkan yang saya butuhkan. Kalaupun ada, maka aplikasi tersebut berbayar.
Sudah wajar bila sang pengembang mematok harga untuk aplikasi yang ia kembangkan. Namun, di ANDROID market, hampir SETIAP APLIKASI YANG SAYA BUTUHKAN TERSEDIA DENGAN GRATIS, ya meski harus bersabar dengan adanya banner iklan yang terkadang muncul di dalamnya. Namun tenang saja, banner iklan tersebut sudah bisa saya hilangkan, karena saya sudah menguasai penuh sistem operasinya. Saya melihat Blackberry lebih berorientasi bisnis dengan lebih memperhatikan para developer aplikasi dibandingkan penggunanya. Hal tersebut terlihat dengan banyaknya aplikasi murahan, namun tetap dipatok harga. Sementara android lebih melihat pangsa pasar dengan dibukanya sumber kode aplikasi pendukungnya.
Sewaktu masih menggunakan Blackberry, saya menggunakan layanan BIS (Blackberry Internet Service) Unlimited dengan harga/bulan saat itu Rp. 120,000 (Indosat IM3) dan Rp. 99,000 (Simpati). Apa yang saya dapatkan dengan harga sebesar itu? Ya, layanan internet yang diklaim tanpa batas, Push email 4 akun, chating, jejaring sosial (twitter, facebook, dll), dan BBM (BlackBerry Messenger). Saya memang mendapatkan itu semua, namun terbentur dengan kekecewaan-kekecewaan sebagai berikut : KECEPATAN YANG SEPERTI SIPUT ISI EMAIL YANG TERPOTONG FACEBOOK DAN TWITTER YANG LAMBAT DAN TIDAK RESPONSIF SAMBUNGAN INTERNET SERING PUTUS (DISCONNECTED) SAAT CHATING BBM SERING PENDING Ketika saya menggunakan Android, dengan harga yang sama, bahkan setengahnya untuk Indosat (Rp. 50,000/bulan -unlimited), saya bisa memperoleh seluruh fitur-fitur di Blackberry (kecuali fitur BBM), dengan kecepatan dan manfaat yang maksimal.[3]
Berikut komentar dari pengguna handphone yang menggunakan android, pengguna ini beranggapan menggunakan android lebih baik dari pada menggunaan blackberry. Hal ini belum tentu dengan pandangan orang yang menggunakan blackberry. Pandangan orang blackberry mungkin berbeda atau bahkan sangat berberbeda dengan pengguna android, mungkin pengguna blackberry merasa lebih baik dari pada android. Pada dasarnya pandangan orang bisa berbeda-beda karena suatu kebutuhan atau kegunaan yang berbeda-beda. Karena interaksi semua manusia berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan dalam hidupnya yang diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Hal ini dapat didukung dengan  teori interaksionisme simbolik, teori ini beranggapan bahwa individu mengevaluasi prilaku mereka sendiri dengan membandingkan dengan orang lain ( Stryker 1990 ) perspektif ini dibawa ke sosiologi oleh Charles Horton cooley. Penganut interaksionisme simbolik mengkaji bagaimana manusia menggunakan symbol umtuk mengembangkan pandangan mereka mengenai dunia dan untuk saling berkomunikasi.[4]  Teori ini barkaitan dengan pembahasan dimana ada sudut pandang mengenai symbol yang berupa handphone, dimana pemikiran atau sudut pandang dari kedua aspek berbeda-beda.


Penggunaan handphone sesuai kebutuhan atau tidak ?
Selanjutnya saya akan menjelaskan penggunaan handphone apakah sesuai kebutuhan atau tidak, setelah saya membaca-baca melalui internet tentang penggunaan blackberry dan android, banyak persepsi yang muncul tentang kedua hanphone tersebut, ada yang pro dengan blackberry dan ada juga yang pro dengan android. Saya akan memberi contoh atau analisis yang saya dapatkan setelah membaca internet mengenai pandangan kedua handphone tersebut.
SMARTPHONE – ANDROID VS BLACKBERRY 
Berkat inspirasi dari internet  tentang pengguna smartphone Android vs Blackberry ,dengan ini saya mencoba berbagi pengalaman tentang smartphone ini (pengalaman BB & Android). Ketika saya mempunyai Blackberry tak lain hanya ingin mengikuti trend pada masa itu dan tentunya ingin berkomunitas sesama blackberry (BBM). ngga ada alasan lain selain itu.karena yang paling fenomenal yaitu BlackBerry Messenger (BBM).dan ternyata benar dugaan saya yang paling sering di pakai hanya BBM. Blackberry sampai saat ini masih terbilang smartphone paling TREND di kalangan masyarakat Indonesia, tapi tidak untuk EROPA dan negara-negara lainnya.entah kenapa orang berpikir saat membeli BlackBerry tak lain hanya ingin memiliki fasilitas BBM (BlackBerry Messenger), padahal masih banyak aplikasi social network yang lebih canggih dari pada BBM. Mungkin ini masuk kategori strategi marketing RIM untuk menyihir penggunanya.
Walaupun blackberry mempunyai aplikasi BBM yang paling unggul, ternyata aplikasi seperti BBM pun banyak bermunculuan seperti whatsap, line, whechat dll. Ini semua bisa digunakan di android, produk android pun menarik minat bagi pengguna handphone smartphone. Pada akhirnya kedua merk ini sama-sama unggul dipasaran karena mempunya aplikasi unggulan masing masing. Terbilang android lebih banyak bermunculan dengan harga yang bervariasi dan tentunya lebih murah daripada blackberry.
            Banyak aplikasi Andorid Gratis yang memungkinkan membantu dalam memenuhi kebutuhan anda.Google Play,BlackMarket,PandaApp,dll AutoSync dengan akun google kita (Gmail,Google+,Maps,Youtube,dll) sehingga proses penggunaannya cepat  Aplikasi pendukung bisnis yang memuaskan.mulai dari Email,QuickOffice,Spreadsheet,PDF,dll.dan itu bisa di unduh secara gratis. Mau promosi pakai segala macam social network?,mudah saja.karena Google Play menyediakan ratusan/bahkan ribuan untuk anda.
Jadi,bagi saya itu semua tergantung diri kita masing-masing.sudah sesuai kebutuhan atau tidak ketika memiliki sebuah smartphone.jangan asal ikutan trend,Gawul,atau apalah yang nantinya anda sendiri tidak memanfaatkan fungsi itu dengan semestinya.Ibarat kata ” HP gue keren,tapi ga tau cara make-nya yang penting Gawul man. Banyak yang bilang bahwa pengguna BB saat ini di dominasi kaum alay. Banyak yang bilang pengguna android kini di dominasi para Gamers, itu semua tergantung anda masing-masing.namun jika anda ingin memanfaatkan fitur-fitur yang lengkap,Android-lah pemenangnya.Game,Social semua ada di sana.
            Dalam kaitan dengan pemikiran diatas Saya akan kaitkan dengan teori yang berhubunganan dengan teori interaksi simbolik. Teori interaksi simbolik berargumen bahwa interaksi mengambil tempat di dalam sebuah struktur sosial yang dinamis – budaya, masyarakat, dan sebagainya. Teori ini mendefinisikan masyarakat sebagai jejaring hubungan sosial yang diciptakan manusia. Individu-individu terlibat didalam masyarakat melalui perilaku yang mereka pilih secara aktif dan sukarela. Jadi, masyarakat menggambarkan keterhubungan beberapa perangkat perilaku yang terus disesuaikan oleh individu-individu.
Pemikiran  mengenai orang lain secara khusus merujuk pada individu-individu pada masyarakat yang signifikan bagi kita. Orang-orang ini biasanya adalah keluarga, teman, dan kolega di tempat kerja serta supervisor. Kita melihat orang lain secara khusus tersebut untuk mendapatkan rasa penerimaan sosial dan rasa mengenai diri. Identitas dari orang lain secara khusus dan konteksnya memengaruhi perasaan akan penerimaan sosial kita dan rasa mengenai diri kita. Seringkali pengharapan dari beberapa particular others mengalami konflik dengan orang lainnya.
Orang lain secara umum merujuk pada cara pandang dari sebuah kelompok sosial atau budaya sebagai suatu keseluruhan. Orang lain secara umum meberikan penyediaan informasi mengenai peranan, aturan, an sikap yang dimiliki bersama oleh keseluruhan komunitas. Orang lain secara umum juga memberikan kita perasaan mengenai bagaimana orang lain bereaksi kepada kita dan harapan sosial secara umum. [5]
Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam makalah ini, menurut saya penggunaan handphone pada dasar dan tujuannya adalah untuk saling berinteraksi dengan orang lain, walaupun dengan cara yang berbeda-beda, namun tujuannya tetap sama yaitu berinterkasi. Sebagai makhluk sosial manusia selalu berinteraksi secara individual maupun kelompok. Interaksi sosial itu dapat terjadi melalui proses-proses sugesti, identifikasi, simpati dan imitasi.
Perbedaannya hanya terletak pada symbol yang digunaan oleh masing-masing individu, symbol yang digunakan pada makalah ini adalah handphone. Semua yang menyebabkan perbedaan terletak pada perubahan sosial dari masa ke masa, perubahan sosial menunjukan pada perubahan pada fenomena sosial baik individu maupun kelompok, pada struktur maupun proses sosial pada hakikatnya dapat dipelajari baik itu tentang sebab-sebab terjadinya, bagaimana proses perubahan itu terjadi, maupun pengaruh-pengaruh yang ditimbulkan oleh perubahan sosial tersebut.[6] Karena perkembangan zamanlah yang menyebabkan interaksi yang digunakan dapat bermacam-macam, terutama pada interkasi yang menggunakan symbol. Walaupun pada dasar tujuannya dalah berinteraksi, ini semua bisa dikatakan dengan interaksi simbolik.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar